Tampilkan postingan dengan label Artikel PAUD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel PAUD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2009

Persiapan Bersekolah: Pengkajian Sistem Keyakinan Para Pendidik Anak Usia Dini

"Getting Ready for School: An Examination of Early Childhood Educators’ Belief Systems"
Sandraluz Lara-Cinisomo, Allison Sidle Fuligni, Sharon Ritchie, Carollee Howes, & Lynn Karoly
Early Childhood Education Journal (2008): Vol. 35: 343-349

Artikel gratis:
http://www.springerlink.com/content/0887r0558068u418/

Abstrak
Penelitian ini mengkaji keyakinan para pendidik anak usia dini mengenai apa yang paling dibutuhkan anak sebelum masuk taman kanak-kanak. Wawancara kelompok fokus dilakukan terhadap para pendidik dari 3 macam lingkungan belajar: program PAUD dalam masyarakat, program PAUD swasta, dan pusat penitipan anak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Para pendidik dari semua lingkungan belajar itu sepakat bahwa membantu anak untuk siap bersekolah perlu dilakukan dalam 3 tingkatan: anak, rumah, dan guru. Pada tingkat anak, anak perlu siap secara fisik dan emosional untuk terlibat dengan anak lain dan berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Pada tingkat rumah, anak perlu disiapkan secara emosional untuk mengahadapi transisi dari rumah ke sekolah, yaitu dengan menciptakan lingkungan rumah yang dapat mengembangkan belajar anak. Pada tingkat guru, diperlukan adanya hubungan kerjasama antara guru dan orangtua. Perbedaan pandangan di antara para pendidik dari 3 macam lingkungan belajar juga dibahas.

Kata-kata kunci

Kesiapan bersekolah, pengasuhan anak, guru, sistem keyakinan

Susento
9 Mei 2009

Rabu, 08 April 2009

Topangan (Scaffolding) untuk Memunculkan Kecakapan Baca-tulis dalam Lingkungan Rumah: Sebuah Studi Kasus

"The Scaffolding of Emergent Literacy Skills in the Home Environment: A Case Study"
Michelle M. Neumann, Michelle Hood, & David L. Neumann
Early Childhood Education Journal (2009) 36:313–319

Artikel gratis:
http://www.springerlink.com/content/kg427p30h334365m/

Abstrak
Hingga sekarang masih terus dikaji bagaimana interaksi orangtua-anak dapat mendorong perkembangan kecakapan baca-tulis anak. Laporan ini melaporkan kasus satu orangtua yang memberi topangan untuk memunculkan kemampuan menulis dan mengenali huruf pada diri anaknya yang masih kecil di rumah. Bagi orangtua tersebut, barang-barang cetakan yang ada di rumah menyediakan sangat banyak contoh yang bermakna untuk memperlihatkan bahwa tulisan cetak mengandung makna dan terbentuk oleh huruf-huruf yang mempunyai nama dan dapat disuarakan. Orangtua itu menggunakan idiomorfi (pendekatan multi-indera yang memadukan kegiatan mencemati huruf dan gerak-gerik badan) dan benda-benda yang ada di rumah untuk membimbing anaknya mempelajari nama, suara, dan bentuk huruf-huruf. Munculnya kecakapan menulis ditopang dengan menggunakan nada pengarahan dan kegiatan anak meniru cetakan. Strategi-strategi dan contoh-contoh yang berhasil dideskripsikan dapat dimanfaatkan untuk memandu para orangtua dan guru dalam menciptakan kesempatan-kesempatan belajar baca-tulis di lingkungan rumah atau dalam konteks pendidikan anak usia dini.

Kata-kata kunci
Kecakapan menulis awal, pengetahuan abjad, motivasi terhadap tulisan cetak, topangan, interaksi orangtua-anak, belajar secara multi-indera, barang cetakan di lingkungan

Susento
8 April 2009