Kamis, 23 April 2009

Apa yang dimaksud Penelitian Tindakan Kelas?

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas
Penelitian tindakan (action research) pertama kali diperkenalkan oleh ahli psikologi sosial Amerika Serikat Kurt Lewin pada tahun 1946. Gagasan Lewin selanjutnya dikembangkan oleh ahli-ahli lain, seperti Kemmis, McTaggart, Elliot, dan Ebbutt (Wibawa, 2003). Menurut Elliot (dalam Wibawa, 2003), penelitian tindakan adalah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan di dalamnya. Senada dengan itu, Kemmis & McTaggart (dalam Wibawa, 2003) berpendapat bahwa penelitian tindakan adalah suatu bentuk refleksi diri secara kolektif yang dilakukan oleh anggota-anggota komunitas dalam situasi sosial untuk meningkatkan rasionalitas dan keadilan praktek-praktek sosial.

Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan bentuk khusus dari penelitian tindakan. Kekhususannya terletak pada: (1) situasi sosial yang dimaksud adalah situasi kelas, dan (2) tindakan atau praktek yang dimaksud adalah pembelajaran dalam kelas tersebut. Dengan demikian, PTK adalah kajian yang dilakukan secara sistematis dan reflektif terhadap berbagai tindakan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar-mengajar, yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran (Wibawa, 2003). Menurut Website PPPG Tertulis Bandung, PTK adalah bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan praktek-praktek pembelajaran di kelas secara lebih profesional.


Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas
Menurut Website PPPG Tertulis Bandung, setidaknya ada dua karakteristik (ciri khas) PTK, yaitu :
a. Permasalahan yang diangkat untuk dipecahkan melalui PTK harus selalu berangkat dari persoalan praktek pembelajaran sehari-hari yang dihadapi guru. Oleh karena itu, PTK dapat dilaksanakan jika guru sejak awal memang menyadari adanya persoalan yang terkait dengan proses dan hasil pembelajaran yang ia hadapi di kelas. Kemudian dari persoalan itu, guru menyadari pentingnya persoalan tersebut untuk dipecahkan secara profesional.
b. PTK diindikasikan oleh adanya tindakan-tindakan (aksi) tertentu untuk memperbaiki proses belajar mengajar di kelas. Tanpa tindakan tertentu guru juga dapat melakukan penelitian di dalam kelas, yang disebut “penelitian kelas.” Oleh karena itu, ciri khas PTK terletak pada adanya tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran yang ada.

Wibawa (2003) menyebutkan beberapa karakteristik PTK, yaitu:
a. didasarkan pada masalah yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran;
b. adanya kolaborasi dengan teman sejawat atau orang lain yang berkompeten dalam pelaksanaannya;
c. peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi;
d. bertujuan memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktek pembelajaran;
e. dilaksanakan dalam rangkaian langkah dengan beberapa siklus.


Susento
4 April 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar