Minggu, 05 April 2009

Pelatihan dan Workshop Bimbingan dan Konseling Sekolah-sekolah dalam Lingkup Yayasan Xaverius Palembang

Pada tanggal 27 – 28 Maret 2009, Pusat Penelitian dan Pelayanan Pendidikan Universitas Sanata Dharma (P4-USD) mengirimkan dua orang tenaga ahli untuk memberikan pelatihan dan pendampingan workshop bagi para guru pembimbing sekolah-sekolah dalam lingkup Yayasan Xaverius Palembang. Keduanya adalah Fajar Santoadi, S.Pd. dan Yustinus Triyono, SJ, M.S. dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP USD. Pelatihan dan workshop bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesional para guru pembimbing, yang meliputi: [1] pengayaan dan penyegaran kembali perspektif BK perkembangan, [2] kemampuan praktis menggunakan data siswa dalam merancang program BK, dan [3] kemampuan merancang program BK komprehensif.

Kegiatan pelatihan dan workshop diikuti oleh 36 peserta, yang terdiri dari 14 staf bimbingan BK SMP, 12 staf BK SMA, 1 staf BK SMK, dan 9 Kepala Sekolah SD. Utusan SD adalah kepala sekolah karena pada jenjang pendidikan dasar tersebut belum ada staf BK/konselor. Kehadiran kepala sekolah SD diharapkan menjadi awal munculnya BK di SD tersebut dan dilanjutkan dengan pencarian dan perancangan model BK di SD. Sebagian besar peserta (23 orang) tidak berlatar belakang pendidikan BK. Mereka antara lain berlatarbelakang akademik di bidang-bidang ilmu psikologi, kateketik, pendidikan guru sekolah dasar, pendidikan guru sekolah luar biasa, sosiologi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sejarah, ekonomi, dan pertanian.
Kegiatan yang berlangsung di SMA Xaverius 3 Palembang ini dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Xaverius Palembang, Rm. Fridho Mulya, SCJ. Selama 2 hari peserta diajak secara aktif dalam kegiatan workshop dan simulasi mengidentifikasi kebutuhan siswa, menganalisis masalah, merumuskan kebutuhan, merumuskan kegiatan layanan BK, serta strategi intervensi. Peserta terlibat dalam menyimak penjelasan, aktif dalam tanya jawab, diskusi dan latihan kelompok. Antusiasme peserta sangat terasa dan menggembirakan.
Beberapa pemikiran penting yang muncul dari workshop ini antara lain: [1] Perlunya pengembangan kemampuan asesmen kebutuhan siswa dan sekolah secara umum bagi staf yang tidak berlatar belakang pendidikan BK, selain pengayaan wawasan bidang BK yang intensif dan ekstensif; [2] Program Studi BK FKIP USD dituntut menghasilkan jumlah konselor sekolah yang memadai, lebih-lebih yang bersedia bekerja di luar Jawa pada umumnya, dan khususnya Sumatera Selatan; [3] Para mahasiswa BK FKIP USD perlu diberi informasi memadai tentang peluang bekerja di wilayah Sumatera Selatan, serta hal-hal penting tentang prospek kehidupan di wilayah tersebut. Akan sangat bermanfaat bila Yayasan Xaverius Palembang, Program Studi BK, FKIP dan P4-USD dapat membangun kerjasama dalam usaha memotivasi mahasiswa untuk bekerja di wilayah tersebut mengingat Palembang adalah kota niaga yang sedang membenahi diri dan prospektif, tetapi tidak banyak diketahui oleh mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar