Selasa, 12 Mei 2009

Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pengajaran Remidi dalam Penyelesaian SPLDV dengan Metode Eliminasi

Natalia Rianingsih. 2008. Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pengajaran Remidi bagi Siswa Kelas VIII dalam Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Menggunakan Metode Eliminasi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kelas VIII SLTP dalam penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi dan cara guru melaksanakan pengajaran remidi bagi siswa yang mengalami kesulitan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.
Subjek penelitian terdiri dari 2 orang siswa putra dan 2 orang siswa putri kelas VIII SLTP N 2 Srandakan Bantul. Pengumpulan data berlangsung selama bulan November 2007 di SLTP N 2 Srandakan Bantul, dilaksanakan 3 kali. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara tes diagnostik, wawancara dengan siswa dan pengajaran remidi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan terhadap pembelajaran di kelas sebanyak 1 kali, pengajaran remidi sebanyak 1 kali. Selain itu ada tes diagnostik sebanyak 1 kali dan wawancara sebanyak 1 kali. Pengambilan data dengan menggunakan handycam agar data yang diperoleh lebih lengkap. Analisis data dilakukan dengan prosedur: (1) transkripsi data, (2) penentuan topik-topik data, (3) penentuan kategori-kategori data, (4) penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian berupa deskripsi mengenai kesulitan siswa dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi dan cara guru melakukan pengajaran remidi bagi siswa yang mengalami kesulitan. Kesulitan-kesulitan yang dialami siswa adalah: (1) kesulitan dalam memahami sistem persamaan linear dua variabel, yang meliputi (a) kesulitan dalam memahami cara penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi, (b) membedakan suku yang sama dan berlawanan. (2) kesulitan dalam menentukan cara yang digunakan, yang meliputi (a) kesulitan melakukan operasi hitung perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, (b) kesulitan dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan suku yang memuat variabel, (c) kesulitan mengubah bentuk persamaan, (d) menentukan tanda operasi pengurangan atau penjumlahan untuk mengeliminir salah satu variabel, (e) melakukan operasi perkalian untuk mengeliminir salah satu variabel, (f) menyederhanakan bentuk persamaan. Sedangkan pengajaran remidi yang diberikan kepada siswa yang mengalami kesulitan adalah: (1) kesulitan pertama dengan cara: (a) mengulang kembali materi pelajaran, (b) memberikan latihan soal, (c) pemberian tugas, (d) tanya jawab, (e) bimbingan individual. (2) kesulitan kedua dengan cara: (a) mengulang kembali materi pelajaran, (b) tanya jawab, (c) bimbingan individual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar